YOGYAKARTA — Memilih jurusan kuliah di era modern bukan lagi sekadar soal minat, melainkan sebuah keputusan investasi jangka panjang. Calon mahasiswa dan orang tua kini semakin kritis memperhitungkan Return on Education (ROE)—sejauh mana biaya, waktu, dan tenaga yang dikeluarkan selama kuliah mampu berbalik menjadi prospek karier yang menjanjikan setelah kelulusan.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi halal global, Program Studi S1 Ekonomi Syariah Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta muncul sebagai salah satu “kendaraan investasi” pendidikan yang paling diperhitungkan. Lantas, seperti apa racikan kurikulum kampus ini hingga mampu mencetak lulusan dengan nilai serapan kerja yang tinggi?
Untuk membedah hal ini, kami berkesempatan mewawancarai Ketua Program Studi S1 Ekonomi Syariah UAA, Dr. Rusny Istiqomah Sujono, beserta beberapa alumni yang kini telah sukses berkiprah di berbagai sektor industri.
Kaprodi: “Kurikulum Kami Mendesain SDM yang Lincah dan Relevan”
Ditemui di ruang kerjanya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UAA, Dr. Rusny Istiqomah Sujono memaparkan bahwa tingginya Return on Education di prodi yang dipimpinnya bukanlah sebuah kebetulan. Hal ini merupakan hasil dari desain kurikulum yang ketat dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.
“Jika bicara soal Return on Education, parameter utamanya adalah relevansi keahlian lulusan dengan apa yang dicari industri saat ini. Di S1 Ekonomi Syariah UAA, kami tidak hanya mencetak sarjana yang hafal teori atau fikih muamalah klasik,” tegas Dr. Rusny.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa prodi yang baru saja meraih akreditasi “Unggul” dari LAMEMBA ini menerapkan pendekatan Outcome Based Education (OBE).
“Mahasiswa kami bekali dengan skill era digital, mulai dari pemahaman fintech, pemasaran digital, hingga technopreneurship. Kami ingin lulusan kami lincah (agile). Mereka harus paham nilai syariah, tapi juga mahir memegang instrumen bisnis modern. Itulah mengapa lulusan kami memiliki nilai tawar atau value yang tinggi di mata recruiter,” tambahnya.
Menurut Dr. Rusny, kombinasi antara kualitas akreditasi Unggul, jaringan kemitraan global, serta biaya hidup di Yogyakarta yang sangat terjangkau menjadikan UAA tempat berinvestasi pendidikan dengan margin return yang sangat optimal.
Suara Alumni: Buka Peluang di BUMN dan Perusahaan Teknologi
Pernyataan Dr. Rusny terbukti di lapangan kerja. Ilmu yang aplikatif membuat lulusan S1 Ekonomi Syariah UAA tidak hanya terserap di lembaga keuangan syariah, tetapi juga mampu mendobrak masuk ke BUMN berskala besar dan industri teknologi digital.
Syifa Nur Haliza, S.E., salah satu alumni yang kini sukses membangun karier di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, membagikan pengalamannya. Menurutnya, investasi waktu dan tenaga selama berkuliah di UAA terbayar lunas.
“Awalnya banyak yang mengira lulusan ekonomi syariah ruang lingkupnya sempit. Kenyataannya, ketika saya masuk ke BUMN perbankan skala nasional seperti Bank Mandiri, bekal analitis dan prinsip integritas bisnis yang diajarkan di kampus menjadi fondasi yang sangat kuat,” ujar Syifa.
Ia menambahkan, “Pemahaman tentang nilai keadilan, transparansi, dan transaksi beretika membuat saya lebih profesional. Return yang saya dapatkan dari UAA bukan cuma soal ilmu teknis keuangan, tapi karakter problem solving yang relevan di mana pun kita bekerja.”
Hal senada diungkapkan oleh Maishifa V, S.E., alumni yang mengambil jalur karier berbeda. Ia kini menempati posisi strategis di departemen finance pada sebuah perusahaan teknologi yang bergerak di bidang layanan cloud hosting.
“Kerja di tech company ritmenya sangat cepat dan berbasis data. Beruntungnya, kurikulum di S1 Ekonomi Syariah UAA sudah mengenalkan kami pada adaptasi teknologi dan technopreneurship,” papar Maishifa.
“Banyak yang kaget saat tahu latar belakang saya Ekonomi Syariah tapi bisa in-charge di keuangan perusahaan IT. Tapi justru di situlah letak keunggulannya. Manajemen keuangan, akuntansi, serta prinsip transparansi yang saya pelajari sangat bisa diterapkan di model bisnis digital apa pun. Investasi kuliah di UAA benar-benar membuka mata dan karier saya lebar-lebar,” pungkasnya.
Investasi Pendidikan Berbuah Keberkahan
Kiprah para alumni membuktikan bahwa Return on Education dari S1 Ekonomi Syariah Universitas Alma Ata melampaui perhitungan materi semata. Dengan biaya kuliah dan hidup yang rasional di Yogyakarta, mahasiswa mendapatkan fasilitas pendidikan berstandar “Unggul”, prospek karier yang tak terbatas sektor, serta nilai-nilai keberkahan dalam bekerja.
Bagi calon mahasiswa yang sedang mencari kampus untuk menitipkan masa depan, S1 Ekonomi Syariah UAA menawarkan bukti nyata: bahwa pendidikan yang berkualitas, dipadukan dengan nilai-nilai Islam yang inklusif, adalah investasi terbaik yang tidak akan pernah merugi.