Yogyakarta, 22 Januari 2025 — Sejumlah mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Syariah Universitas ‘Aisyiyah (UAA) melakukan kunjungan kuliah observasi lapangan sebagai bagian dari mata kuliah Halal Supply Chain Management. Kegiatan ini dilaksanakan di Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) BBSPJIKB, yang berlokasi di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB), Yogyakarta.

Kunjungan dibimbing langsung oleh Dosen Pengampu, Al Haq Kamal, S.E.I., M.A, dan diikuti oleh puluhan mahasiswa yang tertarik mempelajari secara langsung proses pemeriksaan dan sertifikasi produk halal di Indonesia.

Kegiatan observasi ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap rantai pasok halal (Halal Supply Chain), khususnya mekanisme pemeriksaan dan sertifikasi yang menjadi bagian penting dalam industri halal nasional.

Mengenal Lembaga Pemeriksa Halal BBSPJIKB

Dalam pertemuan di BBSPJIKB, pihak LPH memaparkan secara rinci tentang tugas dan fungsi lembaga sebagai salah satu penyedia jasa pemeriksaan halal yang terakreditasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). LPH BBSPJIKB memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dokumen dan lapangan atas produk yang akan disertifikasi halal sesuai ketentuan perundang-undangan dan standar SJPH (Sistem Jaminan Produk Halal).

Mahasiswa mendapatkan penjelasan tentang alur sertifikasi halal, mulai dari pendaftaran pelaku usaha, persyaratan dokumen, proses pemeriksaan, hingga tahap evaluasi oleh LPH sebelum dilanjutkan ke BPJPH untuk penetapan dan penerbitan sertifikat halal.

Selain itu, peserta observasi juga diperkenalkan dengan persyaratan dasar sistem jaminan produk halal, termasuk prinsip-prinsip yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha dalam rangka memastikan produk mereka memenuhi standar halal yang berlaku.

Implementasi Pembelajaran Halal Supply Chain

Menurut Al Haq Kamal, kegiatan ini sangat penting bagi mahasiswa untuk memperkuat pemahaman teori rantai pasok halal yang dipelajari di kelas dengan praktik di lapangan. “Melalui kunjungan ini mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana lembaga pemeriksa halal bekerja dan berinteraksi dengan pelaku usaha. Ini akan menjadi bekal penting untuk karier mereka di industri halal kedepannya,” ujarnya.

Mahasiswa menyampaikan antusiasme yang tinggi terhadap pengalaman ini, terutama saat mendapatkan kesempatan bertanya langsung kepada auditor halal BBSPJIKB seputar tantangan sertifikasi halal, keterlibatan UMKM, serta peluang karier profesional di bidang halal supply chain.

Peran BBSPJIKB dalam Ekosistem Halal Nasional

Sebagai bagian dari Kementerian Perindustrian, BBSPJIKB melalui LPH yang dimilikinya memainkan peran strategis dalam mendukung pelaku usaha, terutama industri kecil dan menengah, agar mampu memenuhi standar dan regulasi halal yang semakin berkembang. Hadirnya LPH lokal turut memperkuat akses sertifikasi bagi UMKM di wilayah DIY dan sekitarnya.

Dengan kunjungan pembelajaran seperti ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami aspek teknis sertifikasi halal, tetapi juga memahami perannya dalam pengembangan industri halal yang berkelanjutan di Indonesia.